Puisi Cinta Bagian Ke Tiga dari Nomor 11 - 15 - Ini adalah halaman ketiga dari potongan artikel halaman pertama yang berisi beberapa puisi cinta dengan judul kamu, cinta hati, lautan cinta, melukis cinta, dan bidadari tak bersayap, silahkan disimak :
Matamu seperti cahaya hatiku,
Selalu terpancar indah di depanku,
Menari di mataku,
Berkembang di sekitarku,
Langkah Anda seperti penguatan batin saya, Muncul senyum yang sangat cerah, Menyanyikan ritme yang penuh cinta, Memperkuat saya setiap hari,
Aku hanya ingin kamu tahu,
Anda sangat berarti bagiKU,
Cobalah untuk melihat dan menyapaku,
Hiduplah hari yang menyenangkan.
12. Puisi Cinta Berjudul Cinta Hati
Jika kamu adalah cinta sejatiku Saya menempatkan jiwa saya ke abadia saya Rasa hati yang tidak diketahui orang lain Hanya ini yang tahu ini ,,
Jiwa itu hampa dan dibelenggu
Hika kamu tidak ada di sisiku
Karena kamu adalah ,,
Seorang malaikat dalam hidup dan matiku.
Allah,, Biarkan aku membebaskan pengorbananku, demi dia Saya ingin, selama dia bahagia Karena dia satu-satunya wanita yang saya miliki Hari ini besok dan selamanya
13. Puisi Cinta Berjudul Lautan Cinta
Ombak dan angin pantai
Terlihat disuarakan
Terhempas oleh angin sepoi-sepoi
Pohon bakau.
Fenomena remaja Menjadi pengasih Mencakup area pantai Duduk manis bersama Memeluk penuh romansa
Pesona Bandengan
Yang memancar
Menjadi perjalanan yang nyaman
Mengobrol dengan pacar
Buka rayuan kasar
Mengobrol dengan indah dan lebay
Pasangan romantis Lebih jelas terlihat Meskipun cuaca sangat panas Pelukannya bahkan tidak dekat
Mungkinkah itu Pantai Bandengan
Bergerak ke lautan cinta?
Laut di mana laki-laki membaurkan satu
Dengan seorang gadis stastus remaja
Jika ya .. Apa kamu senang Atau melebar kecewa?
14. Puisi Cinta Berjudul Melukis Cinta
Bisakah saya melukis cinta untuk Anda?
Gores satu juta warna
yang bisa membuatmu cantik ..
Bisakah saya melukis cinta untuk Anda? Seperti notasi mimpi kupu-kupu bersayap biru, Terbang bersama ke negeri pelangi ..
Bisakah saya melukis cinta untuk Anda?
Mengalami saya lelah di jalan gelisah!
15. Puisi Cinta Berjudul Bidadari Tak Bersayap
Kelembutan hatinya membuat saya tercengang. . . Lihat keindahan Bulan, Sama seperti melihat keindahan wajahnya.
Sungguh dia menghadapi ini semua. . .
Menghadapi situasi sebenarnya.
Merasa penderitaannya saja.
Dan mengukur penderitaan pada mimpi. . .
Meskipun dia hanya malaikat bidadari, Tapi kelembutan hatinya membuatku merasa seperti ..... Berada di awan.